Untuk realisasi bisnis setelah membaca peluang pasar, saya memilih untuk merealisasikan bisnis di bidang jasa fotografi, khususnya untuk jasa foto wedding, karena pasarnya sangat luas, dan kebutuhan akan jasa ini juga terus akan ada permintaan.
Dari segi persaingan pasar, bisnis ini cukup menjamur, namun hanya dalam skala kecil yang di garap dengan menyajikan kualitas yang baik, dan biasanya target pasar dan konsumennya sendiri adalah kalangan menengah keatas yang mengutamakan hasil kualitas seni foto terbaik. Dari hal ini jelas sangat membuka peluang bagi saya ataupun anda yang mempunyai keterampilan dan juga pendidikan tentang fotografi untuk memberi kualitas yang tidak kalah dengan para pesaing besar dengan menyentuh kalangan menengah maupun kalangan menengah kebawah sebagai target pasar.
Dari segi teknologi, dulu dunia fotografi menggunakan kamera analog, yaitu kamera manual dengan "film klise" sebagai media rekam, kini kamera analog mulai dilupakan, para pehobby fotografi lebih suka menggunakan kamera digital.
Saat ini bisnis saya sudah berjalan, dan cukup memberi penghasilan yanglumayan jumlahnya, sangat cocok bagi anda yang ingin bekerja sampingan tanpa harus meninggalkan perkuliahan selama hari kerja, karena pemotretan hanya dilakukan pada tanggal - tanggal tertentu.
Selasa, 03 Januari 2012
Realisasi Bisnis
Diposting oleh My Note's di 04.32 0 komentar
Senin, 28 November 2011
4 MACAM KEPRIBADIAN DASAR MANUSIA
Setiap manusia pasti memiliki kepribadian di mana dengan kepribadian inilah satu individu bereaksi dan berinteraksi dengan yang individu lain dan lingkungan sekitarnya. Kepribadian inilah yang merupakan ciri khas yang membedakan antar individu. Berikut ini adalah 4 jenis kepribadian dasar manusia. Antar individu yang berbeda mempunyai kombinasi jenis kepribadian yang berbeda dengan kadar yang tentunya berbeda pula. Mungkin terdapat 1 kepribadian yang paling menonjol dengan kepribadian lain yang mendukung. Akan sangat lebih baik, jika seseorang mampu menyeimbangkan ke-4 jenis kepribadian dasar tesebut.
1. Koleris
Mereka ini suka sekali mengatur orang, suka tunjuk-tunjuk atau perintah-perintah orang. Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. Bahkan tamu pun bisa saja ia `suruh’ melalukan sesuatu untuknya. Akibat sifatnya yang `bossy’ itu membuat banyak orang koleris tak punya banyak teman. Orang-orang berusaha menghindar, menjauh agar tak jadi `korban’ karakternya yang suka `ngatur’ dan tak mau kalah itu. Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan. Mereka punya rasa, “hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya; tanpa saya berantakan semua”. Karena itu mereka sangat “goal oriented”, tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu.
Kekuatan :
- Suka memimpin, pembuat keputusan, dinamis, dan aktif
- Sangat membutuhkan perubahan dan suka mengoreksi kesalahan
- Mempunyai kemauan keras dan selalu menginginkan pencapaian target
- Mandiri, bebas, menyukai tantangan
- Menyukai pemecahan yang praktis dan bergerak cepat
- Pekerja keras dan mempunyai tujuan yang jelas
- Suka mengorganisasi, selalu merasa benar, dan mempunyai visi ke depan
Kelemahan :
- Otoriter, tidak sabar, dan mudah marah
- Terlalu kaku dan susah diajak santai
- Menyukai kontroversi, emosi tidak simpatik, dan tidak suka air mata
- Tidak menyukai yang sepele dan bertele-tele
- Sering terburu-buru dalam mengambil keputusan
- Sering menuntut orang lain dan menghalalkan segala cara demi suatu tujuan
Berhubungan dengan orang koleris:
- Jangan berbicara terlalu bertele-tele
- Jangan berdebat, hindari perdebatan, tetapi jangan terlalu mengalah
- Gunakan taktik mengalah untuk menang
- Jangan terpancing emosi anda (bersikaplah ekstra sabar)
2. Melankolis
Berseberangan dengan sang sanguinis. Cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankoli cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali. Orang melankoli selalu ingin serba sempurna. Segala sesuatu ingin teratur. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankoli’ tak `kan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi. Dan jangan pula coba-coba mengubah isi lemari yang telah disusun istri `melankoli’ anda, sebab betul-betul ia tata-apik sekali, sehingga warnanya, jenisnya, klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan dengan rapi. Kalau perlu ia tuliskan satu per satu tata letak setiap jenis pakaian tersebut. Ia akan dongkol sekali kalau susunan itu tiba-tiba jadi lain.
Kekuatan :
- Penuh pikiran, selalu menganalisis, dan mendalam
- Serius, bertujuan jelas, dan terjadwal
- Menyukai musik, artistik, dan kreatif
- Sensitif, rela berkorban, dan idealis tinggi
- Perfeksionis dan mempunyai standard tinggi
- Hemat, tekun, terinci, teratur
- Mencari solusi dari masalah dengan pemecahan yang kreatif
- Jika sudah dimulai, harus dituntaskan
- Setia dan pendengar yang baik
Kelemahan :
- Selalu melihat masalah dari sisi negatif, mudah merasa bersalah dan rendah diri
- Terlalu banyak membuang waktu dengan menganalisis dan merencanakan
- Mempunyai standard yang terlalu tinggi sehingga sulit merasa puas
- Sulit bersosialisasi dan sering mengkritik orang lain
- Sulit untuk mengungkapkan perasaan dan mempunyai rasa curiga yang besar
Berhubungan dengan orang melankolis:
- Persiapan harus baik (hindari kondisi kebingungan, harus sabar, dan tenang)
- Berbicaralah secara detail dan lengkap
- Tampilkan informasi yang sangat lengkap
- Berpenampilan ekstra rapih (terutama pada penampilan pertama)
3. Plegmatis
Kelompok ini tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, sekalipun ia sendiri nggak suka. Baginya kedamaian adalah segala-galanya. Jika timbul masalah atau pertengkaran, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya nggak terus berkepanjangan. Kaum phlegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda.
Kekuatan :
- Mudah bergaul, tenang, santai, damai
- Tidak banyak bicara, bijaksana, dan mediator yang baik
- Mencari cara termudah dan kuat di bawah tekanan
- Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
- Simpatik, baik hati, dan peduli
Kelemahan :
- Kurang antusias, takut, kuatir
- Keras kepala dan menghindari tanggung jawab
- Lebih suka menjadi penonton dan kurang berorientasi tujuan
- Seseorang yang pemalu dan pendiam
- Kurang memotivasi diri
Berhubungan dengan orang phlegmatis:
- Anda harus antusias
- Ajak mereka untuk terlibat bicara
- Hati-hati untuk tidak melukai hatinya (dia bisa bilang “iya” tapi berarti “tidak” )
- Tampilkan segala sesuatu secara sederhana
4. Sanguinis
Mereka ini cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. Mereka senangsekali bicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu. Namun orang-orang sanguinis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir `pendek’, dan hidupnya serba tak beratur. Jika suatu kali anda lihat meja kerja pegawai anda cenderung berantakan, agaknya bisa jadi ia sanguinis. Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin planning/rencana. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan.
Kekuatan :
- Suka bicara, antusias, ekspresif
- Penuh rasa ingin tahu, mudah berteman, suka berkumpul
- Mudah memaafkan, berhati tulus, dan bersifat kekanak-kanakan
- Senang dipuji dan senang diperhatikan
- Spontanitas dan pengambil inisiatif yang handal
Kelemahan :
- Susah untuk diam dan moody (cepat berubah perasaan)
- Dominan dalam percakapan dan egois
- Kurang terencana dan membesar-besarkan masalah
- Suara dan tertawanya keras
Berhubungan dengan orang sanguinis:
- Harus antusias dan lebih antusias
- Biarkan mereka banyak bicara
- Jadilah pendengar yang baik di depan mereka
- Hindari hitungan yang rumit
- Tampilkan bahasan dengan warna-warna yang cerah (mereka akan tertarik dengan sesuatu yang berwarna cerah)
- Banyak memuji pada dirinya
- Pancing ide-ide mereka (ingat idenya sangat kreatif dan inovatif)
- Perhatikan mereka (biasanya mereka akan melakukan sesuatu untuk dapat diperhatikan oleh oranglain)
Diposting oleh My Note's di 19.29 0 komentar
Membaca Kepribadian Seseorang Dari Tulisan Tangan
Grafologi merupakan Teknik membaca tulisan yang di buat oleh seseorang yang mencerminkan kepribadian orang tersebut.
Bagaimanakah cara membaca nya? Mungkin sebagian dari teman teman ingin tahu kepribadian orang dari gaya menulisnya..
Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.
Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu.
Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang:
1. Arah kemiringan huruf
Ke kanan = ekspresif, emosional
Tegak = menahan diri, emosi sedang
Ke kiri = menutup diri
Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya
2. Bentuk umum huruf-huruf
Bulat atau melingkar = alami, easygoing
Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar
3. Huruf-huruf bersambung atau tidak
Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama
4. Spasi antar kata
Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak
5. Jarak vertikal antar baris tulisan
Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik
6. Interpretasi huruf ‘t’
Letak palang (-) pada kail ‘t’
- Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
- Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
- Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin
Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
- Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas)
- Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
- Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan
7. Arah tulisan pada kertas
Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri
8. Tekanan saat menulis
Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya
9. Ukuran huruf
Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
10. Sedikit tentang huruf “O”
- Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
- Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan.
Diposting oleh My Note's di 18.56 0 komentar
Selasa, 20 September 2011
Membaca Peluang Pasar
Membaca peluang pasar dapat kita praktekan di lingkungan sekitar dan kehidupan sehari hari, saya akan coba beri beberapa contoh sederhana, misalnya :
1. Situasi Kemacetan
Kemacetan sudah menjadi "makanan" sehari hari bagi para pengguna jalanan, kesempatan ini bisa dimanfaatkan menjadi peluang peluang usaha, diantaranya anda bisa berjualan makanan ringan/minuman segar bagi para pengendara yg terjebak kemacetan, ataupun bisa juga dimanfaatkan sebagai juru parkir ditempat kemacetan itu.
2. Lingkungan Sekolah/Kampus
Di lingkungan sekolah/kampus ada banyak sekali peluang - peluang pasar yang bisa dimanfaatkan, seperti membuka toko alat tulis dan jasa fotocopy, bisa juga anda berjualan makanan, dan bagi lingkungan kampus, tentu saja rumah kos menjadi peluang yang sangat "manis" karena para mahasiswa yang berasal dari luar daerah pasti membutuhkan tempat tinggal yg lokasinya dekat dari kampus, adapun bisnis laundry pakaian bagi para mahasiswa kostan yg ingin praktis dalam urusan kebersihan pakaian.
3. Lingkungan Perumahan
Lingkungan perumahan umumnya dimanfaatkan bagi para tukang ojek / tukang becak yang menyediakan jasa angkutan untuk para warga/pangunjung perumahan tsb. Anda juga bisa membuka jasa laundry,warung kebutuhan sehari - hari, misalnya sayuran, biasanya warga perumahan ingin yg praktis dalam berbelanja, tidak ingin repot - repot ke pasar tradisional yang imejnya becek, sumpek, mereka lebih suka membeli di pedagang/warung yg menyediakan sayur mayur di lingkungan perumahan tsb.
4. Lingkungan Pabrik
Disini sangat banyak peluang - peluang pasar yg bisa dimanfaatkan, seperti berjualan makanan, jasa penginapan (kost/kontrakan).
5. Lingkungan Hajatan / Pesta / Keramaian
Hajatan / pesta / keramaian sangat sering di jumpai dalam kehidupan kita sehari - hari, peluang usaha pun tercipta disini, coba anda lihat di lingkungan tersebut, pasti ada tukang dagang, dan tukang parkir yg memanfaatkan situasi tersebut sebagai pasar mereka.
Beberapa contoh diatas hanyalah contoh sederhana, selanjutnya saya akan membahas peluang pasar yang lebih luas.
Peluang pasar bisa dibaca dari adanya :
1. Kebudayaan Masyarakat
Kita bisa mengambil banyak peluang pasar dari adanya kebudayaan masyarakat. Apa contohnya ?
- Pernikahan
Setiap manusia pasti ingin dan akan menikah, peluang ini bisa dimanfaatkan dengan adanya produsen busana pengantin, jasa persewaan alat pesta, jasa rias pengantin, jasa catering, jasa dokumentasi, sama halnya dengan budaya "khitanan" yang tentunya pasar dan peluangnya pasti luas, dan akan terus ada seiring bertambanya manusia.
- Tradisi Hari Raya
Indonesia banyak sekali suku dan pemeluk agama yang tentunya masing - masing memiliki Hari Raya ataupun ritual khusus dalam proses penyambutannnya, misalnya Hari Raya Lebaran, umat muslim di Indonesia menjelang hari raya pasti ramai mencari Ketupat Lebaran, Kue Kering, Daging, Sirup, dsb. Hal ini bisa dimanfaatkan bagi anda yang ingin mencoba usaha musiman. Kebutuhan busana juga menjadi peluang pasar yang banyak dimanfaatkan menjelang hari raya, apa buktinya ? tiap tahun trend busana muslim (khususnya busana wanita) pasti berubah, biasanya mengikuti trendsetter artis - artis, seperti tahun lebaran tahun ini, model busana yg laku dipasar adalah busana Gamis Syahrini, maka produsen dari kelas menengah sampai kelas atas pun ramai memproduksi baju muslimah model ini.
2. Kebutuhan Informasi & Teknologi
Zaman terus berkembang, masyarakatpun semakin membutuhkan Informasi yg cepat, akurat, dan bisa diandalkan, sama halnya dengan Teknologi yang tentunya sangat mendukung terwujudnya hal tsb. Keadaan ini dimanfaatkan dengan adanya Provider Komunikasi yang dulunya di monopoli oleh Telkom, kini banyak bermunculan Provider Komunikasi baru baik perusahaan dari dalam negeri ataupun perusahaan asing yang memperluas wilayah pasarnya.
Tak hanya bagi perusahaan yang bisa mencicipi manisnya peluang pasar dari bidang ini, kini masyarakat umum pun bisa merasakan manisnya, dengan membuka loket pembayaran telepon dan listrik, ataupun berjualan alat - alat teknologi dan komunikasi, sampai berjualan pulsa prabayar yang menjadi kebutuhan para pengguna jasa komunikasi.
3. Kebutuhan Olahraga
Olahraga merupakan kebutuhan manusia, peluang pasar di bidang ini pun tersedia banyak, anda bisa membuka usaha Lapangan futsal, GOR badminton/basket, ataupun kolam renang, anda juga bisa menjadi produsen ataupun penjual alat-alat olahraga, seperti seragam, sepatu, bola basket/futsal/volli, dsb. Bahkan bagi para perusahaan obat-obatan / farmasi mereka membuat suplemen mjltivitamin yang mendukung anda dan para atlit untuk menjaga kebutuhan nutrisi tubuh pada saat berolahraga
4. Faktor Iklim/Cuaca
Keadaan iklim/cuaca pun membuka peluang pasar, kita semua sudah tahu bahwa di Indonesia hanya ada musim panas dan hujan. Disaat musim panas, ramai menjamur pedagang es dan minuman segar menjadi komoditas yang ramai pembeli, namun begitu musim hujan tiba maka yang ramai adalah pedagang - pedagang makanan/minuman hangat.
Dari segi pakaian pun sama, saat musim hujan, masyarakat sangat butuh baju hujan, dan payung. Bahkan disaat hujan turun sangat banyak kita lihat adanya Ojek Payung yang mengais rejeki dari peluang tsb.
5. Kependudukan
Banyaknya penduduk membuat peluang pasar pun banyak tercipta, misalnya kebutuhan Rumah Tinggal, peluang ini dimanfaatkan mulai dari kelas bawah yg bekerja sebagai Tukang/Pekerja bangunan, sampai kelas atas yang menyediakan fasilitas pembangunan Rumah sampai gedung - gedung mewah.
Banyak sekali peluang - peluang pasar yang bisa kita baca dan kita coba dalam kehidupan sehari - hari, tinggal bagaimana kita apakah mau mengolahnya atau tidak ?
Banyak dari hal - hal yang sederhana diolah dengan peningkatan maka hal yang spesial, misalnya makanan, hal sederhana seperti membuat masakan "ayam goreng", menu tsb bila disajikan di warung sederhana mungkin rasanya yg biasa saja, tetapi bila restoran yang menyajikannya tentu rasanya akan berbeda, karena mengalami proses pengolahan yang berbeda dan mengalamani peningkatan kualitas.
Anda yang akan menentukan pilihan yang akan diambil ketika sudah membaca peluang pasar.
"Jangan mencari Uang, tapi carilah PELUANG" karena dengan peluang, anda akan tetap mempunyai target dan bisa terus menghasilkan uang.
Diposting oleh My Note's di 06.03 0 komentar
Kamis, 05 Mei 2011
Causative Verb
1. We ___had____ our treasury ___buy___ our new books yesterday.
2. She ___has____ her mom __cook___ dinner for her.
3. He _had____his brother __done___ his homework last night
4. Tom __have___ Bill ____write__ the report at the moment
5. Mike ___have___ Jenni ___save____ his data
6. Bob _____have___ his packages ______delivered_____ by the postman.
7. Eddy ____had___his data ____changed_______by his secretary last week
8. Marie ____have______ her house ______paint____ by the workmen at the moment
9. Jonny ______have____ his car ___parked_______ by the parking man.
10. They ___have______ their maid _____clean____ their room right now.
Diposting oleh My Note's di 03.21 0 komentar
Kamis, 21 April 2011
Question Tag
Question Tag is the word 'not' followed by a question mark at the end of the sentence Tag Question tersebut. For further discussion can be explained as follows
Some examples of the use of Question Tags in sentences that use is as follows auxilliaries
She cans Speaks English fluently, can not she?
She can not bahasa Speaks fluently, can she?
We May go home now, mayn't We?
We May not go home now, may We?
earnest you invite us, will not you?
you will of not invite us, will from you?
you must study bahasa, mustn't you?
you must not study bahasa, must you?
Students Should Obey Their Teachers, They shouldn't?
Students Should not Obey Their Teachers, Should They?
She has left, hasn't she?
She has not left, has she?
They have been here many times, have not They?
They have not been here many times, They have?
Would she rather stay at home, wouldn't she?
Would not she rather stay at home, Would she?
Mike Might be there, mightn't he?
Mike Might not be there, Might he?
As for auxilliaries have to / has to, his Question Tag formed using do and does.Contohnya as follows:
Students have to practice Their bahasa, do not They?
Students do not have to practice Their bahasa, Do They?
Mike has to study English, does he?
Mike does not have to study English, does he?
For use Tag Question in sentences using idiomatic 'Used to', then it will set up Question Tag using 'did'. Dalah such as the following example:
He Used to live here, Did not he?
Did not he use to live here, did he?
Diposting oleh My Note's di 06.38 0 komentar
PASSIVE VOICE
Rumus kata kerja pasif : to be + V3
1. Simple Present (am, is, are + verbs)
- The students do the homework
- The homeworks are done by the students
2. Present Continues (am, is, are + being + V3)
- The teacher is writing a letter
- a letter is being written by the teacher
3. Past Tense (Who, were + V3)
- She sent me package to her sister
- The package was sent by her to her sister
4. Future (will be + V3)
- The children will play the football
- The football will be played by the children
5. Present Perfect (have/has been + V3)
- The people have chosen the leader
- The leader has been choosen by the people
6. Past Perfevt (had been + V3)
- He had read the book
- The book had been read by him
7. Modal (can, may, could, should + be + V3)
- People can find many cats
- Many cats can be found by people
Diposting oleh My Note's di 06.05 0 komentar
